EARLY FROM EDUCATION AND GROWTH WITH EDUCATION

Rabu, 17 Desember 2008

PENJUALAN ANGSURAN

1. Pendahuluan
Penjualan angguran adalah penjualan yang dilakukan dengan perjanjian dimana pembayarannya dilaksanakan secara bertahap. Tahapannya adalah:
a. Pada saat barang diserahkan kepada pembeli, penjual meneria pembayaran pertama sebagaian dari harga jual (down payment).
b. Sisanya dibayar beberapa kali.

Untuk melindungi kepentingan penjual dibuat perjanjian sbb:
a. Perjanjial enjualan bersyarat (conditional sales contract): barang telah diserahkan pembeli namun masih hak penjual sampai lunas.
b. Hak telah berpindah ketangan pembeli saat ditandatangani perjanjian dan pembayaran pertama, namun sisa yang belum dibayar digadaikan atau dihipotikan.
c. Hak milik barang-barang sementara diserahkan kepada suatu baan “trust” (trustee) dan setelah lunas hak diserahkan ke pembeli. Perjanjian dilakukan dengan membuat akte kepercayaan.
d. Beli sewa (lease purchase):barang telah diserahkan kepada pembeli dan angsuran dianggap sewa sampai barang sibayar lunas baru kemudian hak milik dipindahkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan agar penjual dapat mengurangi kerugian atas penjualan angsuran:
a. Down payment harus cukup untuk menutup semua kemungkinan terjadinya penurunan harga barang terseput dari barang baru menjadi barang bekas.
b. Jangka waktu angsuran yang satu dengan yang lain tidak terlalu lama kalau bisa tidak lebih dari satu bulan.
c. Besarnya naguran periodik harus diperhitungkan cukup menutup kmungkinan penurunan nilai brang-barang yang ada selama jangka waktu pembayaran yang satu dengan yang berikutnya.
Pengakuan laba kotor ada dua cara:
a. laba kotor diakui untuk periode di mana penjualan dilakukan.
b. Laba kotor dapat dihubungkan dengan periode di manaa realisasi pembayaran telah terjadi sesuai dengan perjanjian.ambil Penjualan angsuran



Tidak ada komentar: