EARLY FROM EDUCATION AND GROWTH WITH EDUCATION

Rabu, 04 Juni 2008

MASALAH EKONOMI

A. Inti Masalah Ekonomi
Kebutuhan ------------>alat pemuas kebutuhan (barang/ jasa)
Kebutuhan : keinginan terhadap benda atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya sehingga akan memeperoleh kepuasan baik jasmani dan rohani
Barang/ jasa ............................ Kepuasan ( terbatas/ langka)
1. Kelangkaan/ Keterbatasan : Barang/ jasa yang diperlukan tidak sesuai dengan kebutuhan.
Beberapa hal yang membuat kebutuhan manusia tidak terbatas:
a. Kodrat Manusia: manusia yang mempunyai sifat serakah, selalu kurang, selalu ingin lebih
b. Faktor lingkungan alam : alam tempat manuais berada akan mendorong manusia untuk bertindak menyesuaikan diri dengan lingkungan alam dan berusaha memenuhi kebutuhannya.
c. Perdagangan internasional: akan berakibat barang/ jasa masuk ke dalam negeri sehingga kebutuhan akan meningkat pula.
d. Demonstration effect: sifat atau kebiasaan meniru pola hidup orang lain / orang di negara maju yang didukung dengan pendapatan yang tinggi yang pernah dilihatnya.
2. Macam- macam kebutuhan
a. Menurut intensitasnya
1) kebutuhan primer/ pokok(basic needs): kebutuhan yang harus dipenuhi manusi sebelum sebelum kebutuhan lain dipenuhi seperti makan, tempat tinggal, pakaian.
2) kebutuhan sekunder (pelengkap): kebutuhan yang baru dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini sering dinamakan kebutuhan kultural atau peradaban karena akan meningkatkan keberadapan manusia.
3) kebutuhan tersier/ mewah/ lux: kebutuhan dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder dipenuhi.
b. Menurut wujud/ sifat kebutuhan
1) kebutuhan jasmani (nyata/ kongkrit): segala macam kebutuhan yang berwujud terhadap benda/ barang
2) kebutuhan rohani (abstrak/ immaterial/ tidak berwujud): kebutuhan terhadap jasa.
c. Menurut waktu
1) kebutuhan sekarang: kebutuhan yang harus dipenuhi dan tidak dapat ditunda pemuasnya.
2) kebutuhan yang akan datang/ masa depan: kebutuhan yang pemenuhannya dapat dilakukan sekarang tetapi kepuasannya dirasakan pada masa yang akan datang.
3) kebutuhan yang tidak tentu waktu: kebutuhahn yang terjadi secara tiba-tiba
4) kebutuhan sepanjang waktu
d. Menurut orang yang melakukan
1) kebutuhan individu/ perorangan : kebutuhan yang harus dipenuhi sendiri oleh individual
2) kebutuhan sosial/ kelompok/ masyarakat: kebutuhan yang harus dipenuhi secara bersama/ kelompok
3. Barang dan Jasa
a. Barang: segala sesuatu yang berwujud/ dapat dilihat/ dipegang/ dapat digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan baik secara langsung maupun tidak untuk memenuhi kebutuhan
b. Jasa: segala sesuatu yang tidak berwujud dapat memenuhi kebutuhan/ memuaskan kebutuhan rohani.

Macam-macam barang
a. menurut cara memperolehnya
1) barang ekonomis: barang yang tersedia jumlahnya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan
2) barang bebas(non-ekonomi): barang yang tersedia dalam jumlah yang banyak sehingga untuk medapatkan tidak perlu pengorbanan.
b. menurut penggunaannya
1) barang konsumsi: barang yang pemakainnya secara langsung atau tidak langsung akan habis/ rusak
a) barang konsumsi tidak tahan lama: barang konsumsi yang habis dalam satu kali pakai
b) barang konsumsi tahan lama: baranmg konsumsi yang pemakainnya lebih dari satu kali pakai dan berangsur-angsur akan habis/ rusak
2) barang produksi: barang ynag bisa digunakan untuk menghasilkan barang lain
c. menurut cara pemakainnya
1) barang komplementer: barang yang kegunakaanya saling melengkapi
2) barang subtitusi: barang yang kegunaannya saling menggantikan.
d) menurut proses pembuatannya
1) bahan mentah: bahan yang belum mengalami proses produksi
2) bahan setengah jadi: barang yang sudah diproses tetapi belum merupakan barang jadi
4. Kegunaan benda pemuas
Utilitas (utility) kemampuan suatu benda untuk memenuhi kebutuhan
a. kegunaan bentuk (utility of form ): kegunaan benda tergantung pada bentuknya, jika berubah bentuknya maka kegunaanya akan berubah
b. kegunaan tempat (utility of place): kegunaan benda tergantung pada tempatnya
c. kegunaan waktu (utility of time): kegunaan benda tergantung pada waktu penggunaanya
d. kegunaan milik (ownership of utility): kegunaan benda tergantung pada yang memiliki
e. kegunaan dasar (sifat): benda akan lebih berguna karena sifat/ dasar benda tersebut dapat dibuat benda lain.

B. Masalah pokok dalam ekonomi
Pokok masalah ekonomi dalam hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan manusia meliputi:
1. barang apa yang akan diproduksi ?
2. bagaimana caranya memproduksi barang tersebut ?
3. untuk siapa barang tersebut diproduksi ?
4. siapa pelaku ekonominya?

C. Sistem Ekonomi
merupakan jaringan organisasi dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mengatasi masalah ekonomi.
Macam-macan sistem ekonomi
1. Sistem Ekonomi Liberal (sistem ekonomi kapital)
yaitu tiap-tiap individu bebas ubtuk mengejar kemakmuran diri sendiri seluas-luasnya
Tokoh aliran leberalisme adalah Adam Smith dalam bukunya “The Wealth of Nations” yang berisi bahwa mekanisme pasar dibiarkan bebas tanpa campur tangan pemerintah.
Ciri-cirinya:
a. orang bebas memiliki sendiri alat-alat produksi/ modal disebut dasar kapitalis.
b. orang bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri (free Enterprise system)
c. Para produsen bebas menentukan apa dan berapa yang akan diproduksi didorong untuk mendapatkan laba (profit motif)
d. Harga-harga dibentuk di pasar bebas (free market) dalam pertemuan permintaan dan penawaran
e. Bentuk pasar adalah persaingan bebas (free competition)
f. camapur tangan pemerintah/ negara dibatasi pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan oleh swsta serta menjaga tertib hukum dan pertahanan.
2. Sistem Ekonomi Terpusat (Komunis= komando= kolektif= terpimpin)
yaitu segala sesuatu diatur dari pusat, hak milik pribadi tidak diakui
Tokoh aliran komunisme : Karl Marx (1818-1883) dalam bukunya Das Kapital tahun 1867 dan Manifesto Komunis 1848
Ciri-cirinya:
a. semua sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai negara atas nama rakyat. Tidak ada hak milik perorangan atas alat-alat produksi, petani tidak mempunyai tanahnya sendiri.
b. Tidak ada usaha swasta , semua perusahaan adalah perusahaan negara (state enter prise)
c. produksi diatur oleh pemerintah pusat dan diusahakan lansung oleh negara (cental planning)
d. Harga ditetapkan oleh pemerintah dan penyaluran barang dikendalikan oleh negara
e. Tidak ada pasar bebas
f. semua wara masyarakat adalah karyawan
3. Sitem Ekonomi Sosialis = Sistem Demokrasi ekonomi
yaitu sistem ekonomi campuran dari kebebasan dan aturan
ciri-cirinya
a. Hak milik atas barang konsumsi diserahkan kepada individu tetapi pemilikan sarana produksi yang fital diserahkan kepada negara
b. produksi ditentukan oleh swata berdasarkan pertimbangan pasar
c. sektor-sektor yang strategis diawasi, diatur dan dikuasai oleh negara
4. Harga tidak semata-mata ditentukan leh kekuatan pasar tetapi juga oleh campur tangan negara
5. Kesempatan kerja penuh (full employment) dan jasa koleftif memperoleh prioritas yang tinggi
6. Pemerintah menyelenggarakan jaminan sosial dan bertanggung jawab terhadap distribusi pendapatan yang lebih merata.
4. Sistem Demokrasi Ekonomi Pancasila
ciri-ciri
a. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan
b. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan meguasai hajat hidup orang banyak dikuasi oleh negara
c. Bumi, air dan kekayaan alam yangbterkandung didalamnya dikuasi oleh negara dan dipergunkan untuk kemakmuran rakyat
d. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan
e. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatnya tidak bertentangan dengan kepentingan rakyat.
f. Potensi, inisyatif dan daya kreasi setiap warga negara diperkembangkan sepenuhnya yang tidak merugikan kepentingan umum
g. Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara
Ciri-ciri begatif yang harus dihindarkan
a. Sistem “FREE FIGHT LIBERALISM” yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain
b. Sistem “ETATISME” : negara beserta aparaturnya bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dana daya kreasi unit ekonomi diluar sektor negara
c. Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan rakyat.
5. Sistem Ekonomi tradisional
yaitu suatu sitem perekonomian yang bersifat komunitas/ paguyuban, turun temurun atas dasar tradisi/ adat kebiasaan
ciri-ciri:
a. belum mengenal spesialisai
b. masih berlaku sostem barter
c. perekonomian bersifat tertutup
d. rasa kekeluargaan dan gotong royong masih kokoh
e. bersifat kolektif/ kerja sama
f. Tanah merupakan sumber ekonomi terpenting
g. Modal yang diperlukan tidak beasr
h. Alat yang dipergunkan tidak besar
I. Pengawasan berada dalam desa, suku atau unit kecil yang membagi hasil pada individu/ keluarga.

D. Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi berasal dari bahsa Yunani yaitu Oikos dan Nomos. Oikos artinya Rumah tangga dan Nomos adalah aturan yang maksudnya aturan/ pedoman untuk mengatur Rumah tangga (Good management of the house hold)
1. Timbulnya ilmu ekonomi
Bapak ekonomi Adamat Smith dari Scotlandia (1723-1790) dalam bukunya “ AN INGUARY INTO THE NATURE OF CAUSES OF THE WEALTH OF NATIONS” tahun 1776 yang artinya apa yang menetukan tingkat kemakmuran suatu bangsa dan bagaimana taraf kemakmuran rakyat dapat ditingkatkan dan didistribusikan . Kecuali itu salah satu isisnya “THE INVISIBLE HAND” tangan-tangan tidak kelihatan yang artinya mekanisme pasar dibiarkan bebas tanpa campur tangan pemerintah.
Titik balik perkembangan ilmu ekonomi tahun 1936 oleh John Maynar Keynes (1883-1946) dalam bukunya “ THE GENERAL THEORY OF EMPLOYMENT, INTEREST AND MONEY” yang maksudnya investasi, tabungan, kesempatan kerja dan peranan uang perlu campur tangan pemerintah untuk menjaga kestabilan ekonomi.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang secar sistematis mempelajari gejala-gejala dan tingkah laku manusia dalam usahanya memenuhi kebutuhannya dengan sumber yang terbatas.
2. Pembagian ilmu ekonomi
a. Ekonomi teori yaitu ilmu yang menjelaskan dan memberi pengertian terhadap hubungan sebab akibat dalam kegiatan ekonomi.
Ekonomi teori dibagi 2 yaitu:
1) ekonomi makro: ilmu ekonomi yang mempelajari ekonomi secara menyeluruh
2) ekonomi mikro: ilmu ekonomi yang mempelajari ekonomi secara khusus dari sutu ekonomi rumah tangga tertentu
b. Ekonomi Terapan (Applied Economic) yitu ilmu yang mempraktekan secra anyata dasar-dasar yang telah diberikan oleh ekonomi teori dalam kehidupam masyarakat. Dasar-dasrctersebut akan menjadi pedoman bagi pemerintah, pengusaha,investor dan sebagainya. Dari ekonomi terapan ini lahir ilmu ekonomi pembangunan, ekonomi pedesaan, ej\onomi koperasi, ekonomi perusahaan dan sebaginya.
c. Ekonomi Lukisan (Descriptive Economic) yitunilmu yang menggambarkan suatu masalah ekonomi tanap mengadalkan pembahasan yang mendalam.
d. Sejarah Ekonomi (History Economic) yaitu ilmu yang membahas perkembangan struktur kehidupan ekonomi dari waktu ke waktu sehingga daprt diketahui perkembangan berbagai teori ekonomi sejak jaman dahulu sampai jaman modern.



3. Metode Ilmu Ekonomi
yaitu cara yang ditempuh dalam penyelidikan tentang bagaimana agara kebutuhan yang bersifat tak terbatas terpenuhi dengan sarana yang terbatas.
Macam-macamnya:
a. Metode Deduktif (Abstraktif) yaitu cara penyelidikan yang didasrakan dalil-dalil pokok (ekonomi) kemudian dengan pikiran yang logis mencoba menarik suatu kesimpulan.
b. Metode Induktif (Empiris) yaitu suatu cara penyelidikan yang bertitik tolak pada fakta yang nyata dari berbagai peristiwa ekonomi kemudian peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain dihubungkan dan disusun secara sistematis dan ditarik suatu kesimpulan.
4. Hukum Ekonomi
yaitu hubungan antara pristiwa-peristiwa ekonomi. Hkum ekonomi tidak berlaku mutlak seperti halnya ilmu pasti sebab bertitik tolak pada tingkah laku manusia dalam masyarakat, jadi hukum ekonomi berlaku bila keadaaan yang lain tetap atau tidak berubah. Keadaan seperti ini disebut Ceteris Paribus.

Hukum ekonomi tidak berlaku mutlak karena:
a. Selera manusia terhadap barang selalu berubah
b. Tingkat kebudayaan selalu akan berubah
c. Pendapatan masyarakat mengalami perubahan.
d. Perubahan Jumlah penduduk dari waktu ke waktu
Hubungan yang terjadi dalam hukum ekonomi dapat dibedakan:
a. hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu peristiwa yang muncul menyebabkan terjadinya peristiwa yang lain, kejadian ini tidak berlaku sebaliknya.
b. Hbungan Fungsional yaitu hubungan yang saling mempengaruhi satu dengan yang lain.
5. Politik Ekonomi
yaitu tindakan pemerintah di bidang ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
a. Plotik fiskal: kebijaksanaan pemerintah dalam mengatur keuangan negara khusisnya di bidang perpajakan.
b. Politik Moneter : kebijaksanaan pemerintah dalam mengatur keuangan dan pengkreditan.
c. Politik harga dan upah: kebijaksanaan pemerintah dalam mengawasi dan mengendalikan harga-harga dan upah
d. Politik produksi: kebijaksanaan pemerintah untuk meningkatkan produksi dalam negeri dengan menggunakan sumber alam secara rasional dan efesien
e. Politik perdagangan luar negeri : kebijaksanaan pemerintah berhubungan dengan ekspor, impor, kurs valuta asing dan kerja sama internasional.
f. Poltik sosial/ buruh: kebijaksanaan pemerintah dalam hal berhubungan perburhan dan kesejahteraan karyawan.

E. ILMU EKONOMI DAN KEMAKMURAN
1. Makmur dari segi ekonomi
a. tercukupi kebutuhan pokok supaya dapat hidup layak sebagai manusis
b.tercapainya keseimbangan anatar kebuthan dasar dan barang dan jasa yang tersedia
c. Terpenuhinya kebutuhan pokok lahiriah dan batiniah
2. Adil dalam segi ekonomi
a. Setiap rang mendapatkan apa dan berapa yang ia butuhkan minimal keutuhan pokok
b. berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan apa dan berapa yang ia butuhkan.
c. Berhak memiliki apa yang ia butuhkan, penghasilan dan sebagainya

F. CARA BERPIKIR DAN BERTINDAK EKONOMI
1. Cara bertindak ekonomi yaitu memanfaatkan sumber-sumber ekonomi yang langka dengan seefisien mungkin dan serasional mungkin
2. Cara berpikir ekonomi yaitu cara berpikir dan berindak yang mempertimbangkan korban (cost) dan hasil (benefit)
3. Prinsip Ekonomi yaitu cara bertindak yang berusaha mencapai hasil yang optimal dibandingkan dengan korban atau cara bertindak yang berusaha mencapai hasil tertentu dengan korban sedikit
4. Motif ekonomi yaitu dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi.
a. motif memperoleh laba
b. motif memperoleh pengharaan
c. motif berkuasa
d. motif berbuat soaial
e. motif untuk maju
f. motif usaha sendiri

G. PELAKU EKONOMI
Yaitu individu atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi baik memproduksi, mendistribusi maupun mengkonsumsi barang/ jasa. Pelaku ekonomi terdiri dari Rumah tangga produsen (RTP), Rumah Tangga Konsumen (RTK), Pemerintah dan Luar Negeri.
1. Rumah Tangga Konsumen
mempunyai peran yaitu menyediakan faktor produksi, menerima penghasilan dan memakai barang/ jasa.
Faktor-faktor yang mempengaruhi RTK
a. Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi rumah tangga yang berasal dari rumah tangga itu sendiri meliputi: sikap, kepribadian, dan motivasi
b. Faktor ekstrn adalah faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi rumah tangga yang berasal dari luar rumaha tangga meliputi: kebudayaan, kelas sosial, keluarga, tingkat pengetahuan/ pendidikan, lingkungan.
2. Rumah Tangga Perusahaan / Produksi (RTP)
mempunyai peran yaitu memproduksi barang/ jasa, membayar faktor produksi, memakai faktor produksi. Perusahaan merupakan alat memperoleh laba.
Secara umum badan usaha terdiri darai:
a. Badan Usaha Nasional: Badan Usaha Milik Bangsa Indonesia baik milik pemerintah maupun swasta
b. Badan Usaha Asing: Badan Usaha yang ada di Indonesia maik milik pemerintah asing maupun swasta asing yang merupakan cabang dari badan usaha di negaranya.
c. Badan Usaha Campuran: Badan Usaha yang merupakan kerja sama antara bangsa Indonesia dengan bangsa lain baik pemerintah maupun swasta.
3. Pemerintah
Selain mempertahankan keamanan dan tertib hukum pemerintah bertugas:
a. menyelenggarakan prasarana produksi yang fital
b. merangsang produksi melalui pajak dan subsidi
c. mengatur perekonomian dengan aturan, pengawasan dan perizinan.
d. menyediakan informasi misalnya melalui bagian statistik harga, riset dan penerangan.
e. mengawasi jumlah uang beredar
f. menjalankan sendiri beberapa jenis perusahaan.
4. Masyarakat Luar negeri
Perlunya kerja sama untuk hubungan ekspor dan Impor


Sistem Ekonomi

Pengertian sistem ekonomi adalah merupakan jaringan organisasi dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mengatasi masalah ekonomi.

Macam-macan sistem ekonomi
1. Sistem Ekonomi Liberal (sistem ekonomi kapital)
yaitu tiap-tiap individu bebas ubtuk mengejar kemakmuran diri sendiri seluas-luasnya
Tokoh aliran leberalisme adalah Adam Smith dalam bukunya “The Wealth of Nations” yang berisi bahwa mekanisme pasar dibiarkan bebas tanpa campur tangan pemerintah.
Ciri-cirinya:
a. orang bebas memiliki sendiri alat-alat produksi/ modal disebut dasar kapitalis.
b. orang bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri (free Enterprise system)
c. Para produsen bebas menentukan apa dan berapa yang akan diproduksi didorong untuk mendapatkan laba (profit motif)
d. Harga-harga dibentuk di pasar bebas (free market) dalam pertemuan permintaan dan penawaran
e. Bentuk pasar adalah persaingan bebas (free competition)
f. camapur tangan pemerintah/ negara dibatasi pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan oleh swsta serta menjaga tertib hukum dan pertahanan.

2. Sistem Ekonomi Terpusat (Komunis= komando= kolektif= terpimpin)
yaitu segala sesuatu diatur dari pusat, hak milik pribadi tidak diakui
Tokoh aliran komunisme : Karl Marx (1818-1883) dalam bukunya Das Kapital tahun 1867 dan Manifesto Komunis 1848
Ciri-cirinya:
a. semua sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai negara atas nama rakyat. Tidak ada hak milik perorangan atas alat-alat produksi, petani tidak mempunyai tanahnya sendiri.
b. Tidak ada usaha swasta , semua perusahaan adalah perusahaan negara (state enter prise)
c. produksi diatur oleh pemerintah pusat dan diusahakan lansung oleh negara (cental planning)
d. Harga ditetapkan oleh pemerintah dan penyaluran barang dikendalikan oleh negara
e. Tidak ada pasar bebas
f. semua wara masyarakat adalah karyawan

3. Sitem Ekonomi Sosialis = Sistem Demokrasi ekonomi
yaitu sistem ekonomi campuran dari kebebasan dan aturan
ciri-cirinya
a. Hak milik atas barang konsumsi diserahkan kepada individu tetapi pemilikan sarana produksi yang fital diserahkan kepada negara
b. produksi ditentukan oleh swata berdasarkan pertimbangan pasar
c. sektor-sektor yang strategis diawasi, diatur dan dikuasai oleh negara
d. Harga tidak semata-mata ditentukan leh kekuatan pasar tetapi juga oleh campur tangan negara
e. Kesempatan kerja penuh (full employment) dan jasa koleftif memperoleh prioritas yang tinggi
f. Pemerintah menyelenggarakan jaminan sosial dan bertanggung jawab terhadap distribusi pendapatan yang lebih merata.

4. Sistem Demokrasi Ekonomi Pancasila
ciri-ciri
a. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan
b. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan meguasai hajat hidup orang banyak dikuasi oleh negara
c. Bumi, air dan kekayaan alam yangbterkandung didalamnya dikuasi oleh negara dan dipergunkan untuk kemakmuran rakyat
d. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan
e. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatnya tidak bertentangan dengan kepentingan rakyat.
f. Potensi, inisyatif dan daya kreasi setiap warga negara diperkembangkan sepenuhnya yang tidak merugikan kepentingan umum
g. Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara
Ciri-ciri begatif yang harus dihindarkan
a. Sistem “FREE FIGHT LIBERALISM” yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain
b. Sistem “ETATISME” : negara beserta aparaturnya bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dana daya kreasi unit ekonomi diluar sektor negara
c. Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan rakyat.

5. Sistem Ekonomi tradisional
yaitu suatu sitem perekonomian yang bersifat komunitas/ paguyuban, turun temurun atas dasar tradisi/ adat kebiasaan
ciri-ciri:
a. belum mengenal spesialisai
b. masih berlaku sistem barter
c. perekonomian bersifat tertutup
d. rasa kekeluargaan dan gotong royong masih kokoh
e. bersifat kolektif/ kerja sama
f. Tanah merupakan sumber ekonomi terpenting
g. Modal yang diperlukan tidak beasr
h. Alat yang dipergunkan tidak besar
I. Pengawasan berada dalam desa, suku atau unit kecil yang membagi hasil pada individu/ keluarga.

Tidak ada komentar: